CERITA SINGKAT FILM TITAH DEWATA.
Adalah sebuah kerajaan jaman dahulu bernama Sinduwati yang keadaannya aman tenteram kerta raharja.
Namun raja merasa bingung. Dari dua putranya, yang manakah akan mampu menggantikan beliau kelak sebagai raja. Putranya yang pertama bernama Duryasekerti sangat egois, kerjanya hanya bersenang senang dan berburu. Adiknya yang bernama Puspanegara selalu dipojokkan dan tidak diberikan haknya.
Setelah mendengar pertimbangan dari Pendeta dan para Patihnya beliau menyatakan keputusannya. Bukan memilih salah satu putranya untuk diangkat raja. Tetapi sang raja menugaskan kedua putranya pergi ke hutan untuk bertapa. Nantinya, bila telah selesai bertapa pasti ada petunjuk dari Yang Maha Kuasa.
Kedua putra raja pergi kehutan. Dalam pertapaan masing-masih menghadapi banyak godaan. Duryasekerti tidak kuat menahan godaan, sedangkan adiknya, Puspanegara lulus dari pertapaan dan mendapat anugrah berupa bunga sakti.
Setelah diberi tahu akan keampuhan bunga itu, sang kakak hatinya merasa iri. Masih di tengah hutan dalam perjalan pulang sang adik diperdaya dan diubah bentuknya menjadi KERA. Sang kera diusir agar kembali dan tinggal dihutan. Kalau mencoba untuk pulang ke istana pasti akan terbunuh karena berbentuk binatang.
Duryaskerti pulang sendiri dan akhirnya sampai di istana dan melaporkan adiknya tidak diketemukan. Beliau minta kepada ayahnya agar segera di angkat sebagai satu2nya putra mahkota.
Sang adik, Puspanegara, bertemu seorang bernama Jero Mangku Dukuh yang tinggal di tengah hutan yang mempunyai seorang cucu gadis. Bagaimanakah selanjutnya nasib Puspanegara yang berbentuk seekor kera di tengah hutan?
Nanti akan disambung atau silahkan menonton filmnya (CD).
PEMERAN UTAMA; Jero Dalang Mas, Banyuning sebagai Raja Isteri Jero Dalang Mas, sebagai Isteri Raja. A.A. Ngurah Swara sebagai Duryaskerti. I Made Tawa, tokoh pemain drama gong Penarungan dll.
|
|