|
Sanggar Seni “Ayodya” dibentuk pada tanggal
5 Januari 2005 di desa Kalibukbuk, sebagai hasil kerjasama
antara anggota masyarakat setempat untuk melaksanakan misi:
1.
Dalam
usaha mencapai keselarasan dan keharmonisan antara kemajuan di
bidang
kebendaan/jasmani dan kemajuan di bidang kejiwaan/ kerohanian
atau dengan istilah di
Bali “Keselarasan Sekala lan Niskala”.
2.
Program
peningkatan kesadaran masyarakat, yaitu dengan cara
menyebarluaskan informasi, pelatihan, atau cara-cara lain, yang
bertujuan untuk mendorong peran serta masyarakat dalam usaha
konservasi keaneka ragaman seni budaya.
3.
Program
pelestarian seni budaya, yang dimaksudkan sebagai program
terpadu. Hal itu dapat dilakukan melalui kerjasama antara
institusi. Termasuk dalam program ini adalah penerapan kebijakan
pemerintah dengan kearifan lokal tradisional.
Sanggar
Seni “Ayodya” mempunyai program:
Jangka
pendek: Pembentukan.
1.
Menginventaris
sumber daya manusia: Menampung saran-saran termasuk pendaftaran
para peminat dalam bidang seni budaya.
2.
Mengiventaris
sarana fisik, ruang bangunan, perangkat kesenian gamelan dan
lainnya.
3.
Mengadakan
pelatihan, seni tabuh, seni tari dan sebagainya.
Jangka
Menegah: Pemantapan.
1.
Bidang
pelatihan dan pendalaman;
2.
Pembentukan
group / sekeha;
3.
Usaha
Pergelaran / Pementasan.
Jangka
panjang: Pengembangan.
1. Sesuai
dengan perkembangan
Pedoman Pendanaan
Sanggar
Seni “ Ayodya” memperoleh
dana awal dari para pendiri. Selanjutnya diharapkan dana
didapat dengan cara menjalin kerja-sama dengan para
dermawan secara perorangan, lembaga atau badan dalam negeri
maupun luar negeri dan membuka
kerjasama dengan pihak-pihak yang berminat.
Kalibukbuk,
5 Januari 2005
Sanggar
Seni “Ayodya”
|